Boyolali, 22 Januari 2026 – Nuon Digital Indonesia (Nuon) berkolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam rangkaian perayaan Hari Desa Nasional 2026 yang diselenggarakan di Boyolali, Jawa Tengah. Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem digital terintegrasi serta mendorong percepatan ekonomi kreatif di desa-desa melalui integrasi sektor musik, event, gim, dan film, dengan pemuda desa sebagai motor pertumbuhan ekosistem digital perdesaan.
Sinergi tersebut menegaskan peran Nuon sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas penetrasi ekosistem digital ke wilayah rural, sekaligus mendukung agenda nasional dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru. Inisiatif ini tidak hanya difokuskan pada penyelenggaraan acara, tetapi dirancang sebagai model pengembangan ekosistem digital desa yang dapat direplikasi dalam skala nasional.
CEO Nuon, Aris Sudewo, menyampaikan bahwa dukungan Nuon dalam rangkaian Hari Desa Nasional 2026 sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis digital yang lebih inklusif, “Melalui berbagai produk digital yang kami hadirkan, Nuon ingin mendorong partisipasi aktif pemuda desa dalam aktivitas digital yang positif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif.” ujar Aris.
Dukungan Nuon diwujudkan melalui berbagai aktivitas digital di sektor gim, film, dan musik, serta pemanfaatan platform ticketing milik Nuon. Melalui UPoint Esports, Nuon menayangkan ulang rangkaian Turnamen Esports Desa yang diikuti lebih dari 1.300 tim desa secara eksklusif melalui kanal YouTube UPoint Esports.
Sementara itu, melalui platform Langit Musik dan Langitku, Nuon melakukan scouting talenta musik lokal desa untuk dikembangkan dan dipublikasikan dalam katalog konten digital. Tak ketinggalan, pemanfaatan platform tiketapasaja.com sebagai sistem registrasi menunjukkan bahwa penyelenggaraan acara di desa dapat dilakukan secara profesional dengan standar industri setara kota besar.
Rangkaian Hari Desa Nasional 2026 melibatkan lebih dari 32.000 tim desa dengan total partisipasi sekitar 160.000 pemain, serta menjangkau potensi basis pemuda nasional hingga 64,22 juta orang. Skala partisipasi ini menjadikan Hari Desa Nasional sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang strategis untuk memperkuat literasi digital, memperluas akses talenta desa ke industri kreatif, serta mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif di wilayah luar perkotaan.
Ke depan, Nuon bersama Kemendes PDT berencana memperluas kolaborasi melalui berbagai penguatan aktivasi digital, termasuk peluncuran konten podcast spesial bersama jajaran Direktorat Jenderal Kemendesa, inisiasi program Anugerah Musik Desa, serta pengembangan BUMDes Digital Hub dan UPOINT.ID. Inisiatif ini dirancang untuk melibatkan institusi desa maupun individu desa sebagai agregator resmi penjualan produk digital, khususnya voucher gim, melalui sistem UPoint Reseller, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis digital di tingkat desa.